> - Reza PGSD

Reza PGSD

DI mana cerita saya pada masa-masa kuliah sekarang secara pribadi

LightBlog
Responsive Ads Here

Jumat, 27 Desember 2019


Progresif Keberagaman Kebudayaan Menjadi Identitas Sumuatra Utara (Sumut)
Oleh : Muhammad Reza Deli Yuzar, Universitas Samudra

PENDAHULUAN
            Indonesia merupakan salah satu negara yang memliki keberagaman kebudayaan disetiap daerah masing-masing yang di turunkan di setiap daerahnya masing-masing hingga sampai saat ini karena memilki berbaigai suku, ras dan bahasa. Sumuatra Utara (Sumut) salah satu di antara bangsa indonesia yang memiliki keragaman kebuyaaan mulai dari ujung Sumatra Utara (sumut) di antaranya yang membuat daya tarik orang bahwa Sumutra Utara memiliki keistimewaan tersendiri.
            Misalkan, anda seorang turis asing yang hendak ingin berwisata ke Sumutra Utara dengan berkesempatann menarik dari keberagaman kebudayaan Sumatra Utara seperti tarian sigale-gale dengan ciri khas yang menarik yang di sajikan di setiap daerah lainnya. Hal ini yang menjadikan aset dari kebudayaan Sumatra Utara yang menjadi indentitas daerah masing-masing, sebagai perkenalan warisan kebudayaan turun-temurun yang akan terus ada sampai saat ini. Ini yang menjadikan saya membuat penulis mengagaskan sebuah ide yaitu : “Progresif Keberagaman Kebudayaan Menjadi Identitas Sumatra Utara (Sumut)”.

            Indonesia  merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, dengan jumlah penduduk kurang lebih 255 juta penduduk ditahun 2016. Dengan jumlah penduduk yang begitu banyak  memunculkan sebuah pluralisme dalam beberapa aspek misalnya, keagamaan, budaya, suku, dan ras. Pluralisme sendiri  dapat di artikan sebagai keadaan masyarakat yang majemuk (bersangkutan dengan sistem social dan politiknya, kebudayaan yang berbeda-beda dalam suatu masyarakat atau yang sering kita kenal sebagai keberagaman.
Melihat data di atas, banyak sekali keberagaman kebudayaan dari jumlah penduduk yang ada di Indonesia, mulai dari setiap daerah masing-masing yang ada di indonesia salah satunya adalah di Sumatra Utara, Presiden Joko Widodo mengapresiasi keragaman suku, adat, dan budaya yang ada di Provinsi Sumatra Utara. Bahkan, Kepala Negara menyebut Sumatra Utara (Sumut) sebagai miniaturnya Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat dirinya bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri Pagelaran Budaya Lintas Etnis Provinsi Sumatra Utara di Stadion Teladan, Kota Medan, pada Sabtu, 16 Maret 2019. Presiden dan Ibu Iriana tampak kompak mengenakan pakaian adat Melayu. Di awal sambutannya, Presiden menyapa masyarakat dengan beragam sapaan khas Sumatra Utara. Ragam sapaan ini, menurut Presiden, menunjukkan keindahan budaya, keindahan adat, keindahan tradisi itu ada di tanah Sumatra Utara. “Horas, horas, horas!! Majuah-juah, majuah-juah! Juah-juah, juah-juah!.
Itulah mengapa Bangsa Indonesia mempunyai keanekaragaman budaya di tiap daerah atau masyarakat mempunyai corak dan budaya masing-masing yang memperlihatkan ciri khasnya terutama Sumatra Utara (Sumut). Hal ini bisa kita lihat dari berbagai bentuk kegiatan sehari-hari, misalnya upacara ritual, pakaian adat, bentuk rumah, kesenian, bahasa, dan tradisi lainnya.contohnya adalah tarian tor-tor, bahasa seperti bahasa karo, nias dan lain-lain.

Kini, Kebudayaan Sumatra Utara Menjadi Identitas khas
Kebudayaan dapat diartikan sebagai hasil cita, rasa, dan karya manusia dalam suatu masyarakat dan diteruskan dari generasi ke generasi melalui belajar. Jika kita telusuri, kebudayaan itu meliputi adat kebiasaan, upacara ritual, bahasa, kesenian, alat-alat, mata pencaharian, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Dalam  arti sempit kebudayaan diartikan sebagai kesenian atau adat istiadat saja. Pada umumnya, kebudayaan daerah merupakan budaya asli dan telah lama ada serta diwariskan turun-temurun kepada generasi berikutnya. Kebudayaan kia sekarang ini merupakan hasil pertumbuhan dan perkembangan kebudayaan masa lampau.
Harus kita sadari bahwa sumatra utara (Sumut) kebudayaan yang ada banyak sekali ini menjadi modal buat memajukan melalui gerakan memberdayakan potensi budaya sebagai sarana kemajuan karena kebudayaan memiliki peran sangat singnifikan dalam menopong kemajuan indonesai apalagi pak presiden pernah mengapresiasi keragaman suku, adat, dan budaya yang ada di Provinsi Sumatra Utara. Bahkan, Kepala Negara menyebut Sumatra Utara (Sumut) sebagai miniaturnya Indonesia.
Dengan ini kebudayaan menjadi hal terpenting dalam setiap daerah mengapa karena budaya merupakan ciri khas dari tiap daerah masing-masing baik suku, bahasa, adat istiadat. Disnilah harus kita menjaga dan lestarikan keberagaman ini terutama di Sumtra Utara karena ini yang menjadi identitas baik indonesia maupun Sumutra Utara karena banyaknya budaya.

Memikat Mata Melalui Budaya Sumatra Utara (Sumut)
Kebudayaan di sumut harus di akui sebagai identitas keunikan tersendiri yang ada di sumatra utara yang perlu di perntukkan pada mata dunia agar mimikat terutama dalam kebudayaan, pemerintah daerah harus mendukung kegiatan mengenai kebudayaan yang beragam di sumut melalui kegiatan seperti Festival Budaya Nasional ataupun Tingkat Daerah. Kegiatan yang di selengarakan dapat menghasilkan hai-hal yang positif berupa memperkenalkan bahwa sumatra utara memiliki identitas yang unit dalam kebudayaan dan pemuda disana sangat antusia dalam memperkenalkan keberagaman budaya dari ujung sumatra sampai ujung Sumatra. Langkah kecil tersebut di rasa akan mampu mendobrak dan memperkenalkan bahwa inilah sumuatra utara keragaman kebudayaan yang ada miliki pribumi.
Festival Budaya adalah memperkenalkan kebudayaan masing-masing melalui ajang festival nasional dengan di dukung oleh sarana dan prasarana yang berkaitan dengan masalah kegiatan festival budaya. Berikut salah satu contohnya dari festival budaya nasional atau festival budaya tingakat daerah:
1.           Mengenalkan tarian, untuk mengetahui tarian di Sumatra Utara(Sumut) apa saja, sehingga memperkenalkan bahwa inilah kebangaan sumut.
2.             Mengenalkan Adat-istiadat, untuk mengetahui bahwa ini ada kami di tiap daerah  ketika ada orang luar masuk atau hal lainnya.
3.                 Pakaian Adat, pakaian ini memperkenkal kembali bahwa aku adalah anak sumtara dengan banyaknya khas corak yang menarik.
Oleh karena itu, kemajuan pasti akan terwujud karena baik masyarakat, pemerintah, LSM, dan Budayawan karena kegiatan yang di ajukan memperkenalkan bahwa Bangsa Indonesia memiliki keberagaman kebudayaan terutama di Sumatra Utara sendiri. Di tengah-tengah Derasnya arus globalisasi menjadi terobosan yang luar biasa akan memperkenalkan bahwa daerah Sumatra Utara sebagai acuan daerah lainnya akan melestarikan kebudayaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar