Progresif Keberagaman
Kebudayaan Menjadi Identitas Sumuatra Utara (Sumut)
Oleh : Muhammad Reza Deli Yuzar, Universitas Samudra
PENDAHULUAN
Indonesia
merupakan salah satu negara yang memliki keberagaman kebudayaan disetiap daerah
masing-masing yang di turunkan di setiap daerahnya masing-masing hingga sampai
saat ini karena memilki berbaigai suku, ras dan bahasa. Sumuatra Utara (Sumut)
salah satu di antara bangsa indonesia yang memiliki keragaman kebuyaaan mulai
dari ujung Sumatra Utara (sumut) di antaranya yang membuat daya tarik orang
bahwa Sumutra Utara memiliki keistimewaan tersendiri.
Misalkan,
anda seorang turis asing yang hendak ingin berwisata ke Sumutra Utara dengan
berkesempatann menarik dari keberagaman kebudayaan Sumatra Utara seperti tarian
sigale-gale dengan ciri khas yang menarik yang di sajikan di setiap daerah
lainnya. Hal ini yang menjadikan aset dari kebudayaan Sumatra Utara yang
menjadi indentitas daerah masing-masing, sebagai perkenalan warisan kebudayaan
turun-temurun yang akan terus ada sampai saat ini. Ini yang menjadikan saya
membuat penulis mengagaskan sebuah ide yaitu : “Progresif Keberagaman Kebudayaan Menjadi Identitas Sumatra Utara
(Sumut)”.
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki
jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, dengan jumlah penduduk kurang lebih 255
juta penduduk ditahun 2016. Dengan jumlah penduduk yang begitu banyak memunculkan sebuah pluralisme dalam beberapa
aspek misalnya, keagamaan, budaya, suku, dan ras. Pluralisme sendiri dapat di artikan sebagai keadaan masyarakat
yang majemuk (bersangkutan dengan sistem social dan politiknya, kebudayaan yang
berbeda-beda dalam suatu masyarakat atau yang sering kita kenal sebagai
keberagaman.
Melihat data di atas, banyak sekali
keberagaman kebudayaan dari jumlah penduduk yang ada di Indonesia, mulai dari
setiap daerah masing-masing yang ada di indonesia salah satunya adalah di
Sumatra Utara, Presiden Joko Widodo mengapresiasi keragaman suku, adat, dan
budaya yang ada di Provinsi Sumatra Utara. Bahkan, Kepala Negara menyebut
Sumatra Utara (Sumut) sebagai miniaturnya Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Presiden saat
dirinya bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo menghadiri Pagelaran Budaya
Lintas Etnis Provinsi Sumatra Utara di Stadion Teladan, Kota Medan, pada Sabtu,
16 Maret 2019. Presiden dan Ibu Iriana tampak kompak mengenakan pakaian adat
Melayu. Di awal sambutannya, Presiden menyapa masyarakat dengan beragam sapaan
khas Sumatra Utara. Ragam sapaan ini, menurut Presiden, menunjukkan keindahan
budaya, keindahan adat, keindahan tradisi itu ada di tanah Sumatra Utara. “Horas,
horas, horas!! Majuah-juah, majuah-juah! Juah-juah, juah-juah!.
Itulah mengapa Bangsa Indonesia mempunyai keanekaragaman budaya di
tiap daerah atau masyarakat mempunyai corak dan budaya masing-masing yang
memperlihatkan ciri khasnya terutama Sumatra Utara (Sumut). Hal ini bisa kita
lihat dari berbagai bentuk kegiatan sehari-hari, misalnya upacara ritual,
pakaian adat, bentuk rumah, kesenian, bahasa, dan tradisi lainnya.contohnya
adalah tarian tor-tor, bahasa seperti bahasa karo, nias dan lain-lain.
Kini, Kebudayaan
Sumatra Utara Menjadi Identitas khas
Kebudayaan dapat diartikan sebagai hasil
cita, rasa, dan karya manusia dalam suatu masyarakat dan diteruskan dari
generasi ke generasi melalui belajar. Jika kita telusuri, kebudayaan itu
meliputi adat kebiasaan, upacara ritual, bahasa, kesenian, alat-alat, mata
pencaharian, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Dalam arti sempit kebudayaan diartikan sebagai
kesenian atau adat istiadat saja. Pada umumnya, kebudayaan daerah merupakan
budaya asli dan telah lama ada serta diwariskan turun-temurun kepada generasi
berikutnya. Kebudayaan kia sekarang ini merupakan hasil pertumbuhan dan
perkembangan kebudayaan masa lampau.
Harus kita sadari bahwa sumatra utara
(Sumut) kebudayaan yang ada banyak sekali ini menjadi modal buat memajukan
melalui gerakan memberdayakan potensi budaya sebagai sarana kemajuan karena
kebudayaan memiliki peran sangat singnifikan dalam menopong kemajuan indonesai
apalagi pak presiden pernah mengapresiasi keragaman suku, adat, dan budaya yang
ada di Provinsi Sumatra Utara. Bahkan, Kepala Negara menyebut Sumatra Utara
(Sumut) sebagai miniaturnya Indonesia.
Dengan ini kebudayaan menjadi hal
terpenting dalam setiap daerah mengapa karena budaya merupakan ciri khas dari
tiap daerah masing-masing baik suku, bahasa, adat istiadat. Disnilah harus kita
menjaga dan lestarikan keberagaman ini terutama di Sumtra Utara karena ini yang
menjadi identitas baik indonesia maupun Sumutra Utara karena banyaknya budaya.
Memikat
Mata Melalui Budaya Sumatra Utara (Sumut)
Kebudayaan di sumut harus di akui
sebagai identitas keunikan tersendiri yang ada di sumatra utara yang perlu di
perntukkan pada mata dunia agar mimikat terutama dalam kebudayaan, pemerintah
daerah harus mendukung kegiatan mengenai kebudayaan yang beragam di sumut
melalui kegiatan seperti Festival Budaya Nasional ataupun Tingkat Daerah.
Kegiatan yang di selengarakan dapat menghasilkan hai-hal yang positif berupa
memperkenalkan bahwa sumatra utara memiliki identitas yang unit dalam
kebudayaan dan pemuda disana sangat antusia dalam memperkenalkan keberagaman budaya
dari ujung sumatra sampai ujung Sumatra. Langkah kecil tersebut di rasa akan
mampu mendobrak dan memperkenalkan bahwa inilah sumuatra utara keragaman
kebudayaan yang ada miliki pribumi.
Festival Budaya adalah memperkenalkan
kebudayaan masing-masing melalui ajang festival nasional dengan di dukung oleh
sarana dan prasarana yang berkaitan dengan masalah kegiatan festival budaya.
Berikut salah satu contohnya dari festival budaya nasional atau festival budaya
tingakat daerah:
1. Mengenalkan tarian,
untuk mengetahui tarian di Sumatra Utara(Sumut) apa saja, sehingga
memperkenalkan bahwa inilah kebangaan sumut.
2. Mengenalkan
Adat-istiadat, untuk mengetahui bahwa ini ada kami di tiap daerah ketika ada
orang luar masuk atau hal lainnya.
3. Pakaian Adat,
pakaian ini memperkenkal kembali bahwa aku adalah anak sumtara dengan banyaknya
khas corak yang menarik.
Oleh karena itu, kemajuan pasti akan
terwujud karena baik masyarakat, pemerintah, LSM, dan Budayawan karena kegiatan
yang di ajukan memperkenalkan bahwa Bangsa Indonesia memiliki keberagaman
kebudayaan terutama di Sumatra Utara sendiri. Di tengah-tengah Derasnya arus
globalisasi menjadi terobosan yang luar biasa akan memperkenalkan bahwa daerah
Sumatra Utara sebagai acuan daerah lainnya akan melestarikan kebudayaan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar